Senin, 17 Agustus 2009

Kenali Kawan Hitam Anda : VISI VS AMBISI


Pada edisi2 mendatang saya akan mengajak kita semua untuk belajar tentang membedakan spirit yang sering kali kita kurang peka akan hal tersebut. Jujur, saya bukanlah orang yang terlalu peka, namun saya belajar dari Tuhan tentang banyak hal termasuk kepekaan. Hari2 ini sangat dibutuhkan kepekaan yang luar biasa agar kita melakukan sesuatu tepat seperti yang Tuhan suruh lakukan. Pada bagian ini kita akan belajar bagaimana membedakan antara Visi dan Ambisi. Banyak pemimpin, hamba Tuhan, pendeta, dan sebagainya terjebak akan hal tersebut termasuk saya sendiri. Memang perbedaan antara visi dan ambisi sangat tipis sehingga kita mudah sekali mengatakan bahwa kita menerima visi dari Tuhan ternyata itu hanya ambisi. Atau kita memang menerima visi dari Tuhan tapi dalam perjalanannya kita malah melakukan ambisi kita sendiri.
Mari kita sama2 belajar perbedaan keduanya:


Visi, memiliki ciri2 diantaranya:
1. ketika kita menerima Visi dari Tuhan terkadang reaksi kita untuk pertama kali ialah penolakan (terutama secara kedagingan). Contoh di alkitab menyebutkan itu semua, diantaranya ketika Abraham disuruh Tuhan keluar dari lingkungannya dan menuju tempat yang dia tidak tahu pasti, Yusuf yang mengalami proses Tuhan luarbiasa yang akhirnya menjadikannya orang kedua di Mesir, Yunus yang disuruh Tuhan memberitakan firman di Niniwe, dan masih banyak lagi orang2 yang menerima visi Tuhan namun secara daging menolaknnya, itu disebabkan karena ketakutan dan ketidakmauan kita keluar dari rasa nyaman.
2. ketika kita menerima Visi dari Tuhan, maka yang bereaksi ialah orang disekitar kita (termasuk yang terdekat). Reaksi tersebut ada dua hal yaitu yang mendukung dan menolak, tidak heran kita menemukan banyak sekali perpecahan gereja karena adanya visi dari Tuhan. Belajarlah untuk menutup telinga dari hal buruk dan bukalah telinga untuk suara Tuhan dalam mengerjakan visi. Contoh dialkitab ialah kisah perseteruan antara Petrus dan Paulus tentang penjangkauan Yahudi dan non Yahudi.
3. ketika kita menerima Visi dari Tuhan, maka Tuhan akan memberikan provisi atau dukungan berupa materi, orang2 terbaik, dan sumber daya lainnya. Misalkan, Gideon yang mengumpulkan semua orang Israel untuk berperang melawan Midian. Dari sekian puluhan bahkan ratusan ribu orang, ternyata hanya 300an orang yang bersamanya. Itulah orang yang terbaik diberikan Tuhan, secara logika kadang visi itu mustahil dilakukan, namun ketika kita taat maka semuanya akan terjadi dengan ajaib.
4. ketika kita menerima Visi dari Tuhan, maka kita akan bertumbuh dalam segala hal, baik iman, pengharapan, kasih, dan ketaatan kepada Tuhan.

Sedangkan ciri2 dari Ambisi diantaranya:
1. reaksi pertama kita mendapatkannya akan sangat senang, dan kalau boleh jujur, reaksi pertama kita ialah kebanggaan dan bukan ketakutan ilahi.
2. kita selalu mencari dukungan2 orang2 yang kita anggap berduit, bersumber daya besar, dan sebagainya.
3. ketika kita hanya melakukan ambisi pribadi, maka seperti firman Tuhan katakan, kita akan jatuh dalam berbagai pencobaan. Yang membuat kita jatuh karena keinginan kita (ambisi) yang tak terkendali. Saya belajar satu hal dari Tuhan: hanya orang yang bisa berhenti yang bisa bergerak bersama Tuhan. GBU

Tidak ada komentar: