Senin, 13 September 2010

MASUK GERBANG YANG BARU (ROSH HASSANAH-8 SEPTEMBER 2010)

Saya sangat percaya bahwa dialam rohani kita sedang memasuki sebuah gerbang baru dalam kehidupan kita maupun pelayanan kita. Ketika kami berdoa pada hari Rabu 8 September 2010 yang lalu, sekaligus memperingati hari Rosh Hassanah/ tahun baru Yahudi, sesuatu yang tidak pernah saya pikirkan Tuhan sudah berikan. Ternyata pergantian tahun pada penanggalan yahudi tersebut merupakan sebuah gerbang baru yang Tuhan sediakan untuk kita lalui. Secara pribadi, ketika saya berdoa, Tuhan mendorong saya untuk berdoa meminta “batu-batu”, pertama saya tidak tahu namun akhirnya Roh Kudus beri pengertian, batu pertama yang saya minta ialah batu-batu yang berbicara, kedua batu putih yang terdapat tulisan nama saya sendiri, dan batu ketiga lima batu licin yang dipakai Daud untuk mengalahkan Goliath. Waktu saya mendapat gambaran itu, saya langsung memintanya kepada Bapa ketiga macam batu tersebut untuk tahun ini. Batu pertama yaitu batu yang berbicara ini merupakan batu yang disunun menjadi sebuah tugu peringatan dimana orang-orang kudus Tuhan zaman dahulu membuat perjanjian dihadapan Tuhan, seperti Yakub ketika melihat Tuhan, maka dia mendirikan tugu dari batu, ketika dia membuat perjanjian dengan Laban, dia juga melakukan hal yang sama. Dan batu tersebut merupakan saksi dari apa yang sudah Tuhan kerjakan dalam kehidupan saya artinya akan banyak kesaksian yang terjadi luar biasa. Batu kedua ialah batu putih yang terdapat nama, ini merupakan batu yang saya pernah diberikan mimpi beberapa tahun yang lalu, dan ini merupakan sebuah tanda materai Tuhan dalam kehidupan kita dan kekuatan juga termasuk kekudusan. Dan batu ketiga ialah batu-batu licin, ini punya dua makna yaitu kehidupan yang diproses oleh Tuhan dan orang-orang yang bergerak dengan tepat yang Tuhan tempatkan dan pilih disekitar kita.
Setelah saya berdoa demikian, tiba-tiba Tuhan menuntun kami untuk doa pertobatan dan mengakhiri dan memohon ampun terhadap semua dosa, pelanggaran, dan ketidak taatan dimasa yang lampau sebelum memasuki tahun yang baru tersebut. Setelah kami berdoa demikian, saya melihat dan merasakan dalam roh, Tuhan menurunkan tongkat Harun ditengah-tengah jemaat. Saya terkejut, mengapa bukan tongkat Musa? Namun Tuhan berkata, ini merupakan tanda peneguhan bahwa tahun depan kita akan masuk pada tahun berbuah dan tuntunan Tuhan yang kuat. Seperti kita telah ketahui, tongkat Harun ini unik karena pada tongkat tersebut terdapat tunas, bunga dan buah badam. Tongkat berbicara tentang tuntunan Tuhan dan keimaman yang kuat dan buah badam berbicara tentang buah-buah roh yang harus kita hasilkan.
Melalui peristiwa tersebut, saya mengerti apa yang akan Tuhan kerjakan dalam kehidupan kita pada tahun-tahun mendatang. Ini merupakan tahun yang bukan main-main, Tuhan akan berurusan serius dengan kehidupan kita. Sama seperti kesaksian saya tentang Spakling Time di edisi kali ini tentang berbuah tahun depan, ini juga merupakan masa persiapan untuk sebuah lawatan besar dan kita harus menuntaskan tugas kita dan tanggung jawab kita dibumi. Amin. *Hendri (YOUTODAY)

Tidak ada komentar: