Rabu, 09 April 2008

HEBOH ! MAYAT KORBAN HILANG


JERUSALEM. Jumat sore lalu, seluruh kota Jerusalem digemparkan oleh sebuah peristiwa besar dimana ada seorang yang di cap sebagai penjahat oleh para imam di Bait Suci tergantung di kayu salib. Menurut keterangan para saksi dan Polisi yang sedang melakukan olah TKP menyebutkan bahwa para imam besar tersebut menuduh korban sebagai penghujat Tuhan dalam setiap pengajarannya. Namun, dari pihak-pihak yang mendukung mengatakan bahwa korban hanya menyatakan Jalan Keselamatan dan memberitakan kabar Baik yang telah ribuan tahun dijanjikan oleh Tuhan sendiri melalui para nabiNya. Namun, dipihak lain dalam konferensi persnya, para imam besar menyatakan bahwa korman ialah penyesat dengan gaya baru dan mencoba merobohkan Bangunan Bait Allah dengan bom dan peralatan sebagainya yang bisa dikategorikan sebagai tindakan terrorisme yang sedang merebak akhir-akhir ini.
Beberapa hari setelah berita tersebut diturunkan, pada Minggu pagi terdengar kabar yang tak kalah hebohnya. Dimana, kuburan tempat jenasah korban disemayamkan ternyata kosong atau tidak terdapat jenasah korban penyaliban. Beberapa penjaga makan ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa mereka tertidur sehingga tidak tahu siapa pelaku pencurian mayat yang meninggal karena disalib. Namun, beredar kabar bahwa para penjaga makam telah disuap oleh para imam besar, disinyalir mereka mengetahui peristiwa sebenarnya yaitu bahwa jenasah yang berada didalam makam tersebut telah bangkit. Polisi yang mendengar berita tersebut langsung menerjunkan anggotanya untuk melakukan pengecekan dan menutup sementara kompleks makam yang digunakan untuk menyimpan jenasah korban penyaliban tersebut. Sejak berita ini diturunkan, polisi telah memeriksa dua orang saksi yaitu Yusuf Arimatea yang meminjamkan makam tersebut kepada keluarga korban dan juga Maria Magdalena yang dipercaya sebagai orang yang tahu persis keberadaan gurunya itu. Dari keterangan Yusuf, polisi mengetahui bahwa dia hanyalah seorang yang meminjamkan makam saja sedang dari kesaksian Maria Magdalena diketahui bahwa dialah orang yang pertama kali datang ke makam tersebut untuk meminyaki jenasah korban penyaliban. Namun, sesampainya disana diapun kaget karena pintu makam yang terbuat dari batu besar telah beralih dari tempatnya bahkan dia lebih terkejut lagi karena jenasah korban tidak ada pada tempatnya. Karena sangat shock dengan apa yang dilihatnya maka dia berlari dan memberik kabar kepada para murid yang lain, yang juga sebagai pengikut korban penyaliban selama masih melakukan pelayanan.
Tetapi, polisi telah menemukan suatu bukti kuat beberapa hari setelah kejadian tersebut dan menyatakan kasus ini ditutup demi hokum. Para imam besar yang mendengar hal tersebut melakukan protes dan membuat somasi terhadap pihak kepolisian, pasalnya mayat korban penyaliban tersebut belum ditemukan. Namun, menurut kabar yang beredar, para imam tersebut marah karena pihak kepolisian
setempat merekomendasikan hasil penyelidikannya sebagai berikut :
· Korban penyaliban merupakan salah seorang korban ketidak adilan yang dilakukan oleh orang-orang yang hanya hidup dari peraturan dan agama.
· Korban penyaliban dinyatakan tidak bersalah karena dia mengatakan apa yang ada didalam kitab suci tentang dirinya sendiri
· Korban penyaliban merupakan seseorang yang mau mengorbankan diri untuk keselamatan manusia, tidak lain dan tidak bukan bahwa dia adalah Allah sendiri.
· Menurut keterangan para saksi termasuk para muridnya, beberapa hari setelah kematiannya, mereka menyaksikan sendiri bahwa korban penyaliban bangkit dan menemui mereka, bahkan ada seorang murid yang mencoba menyentuh luka yang ada dilambung korban untuk memastikan bahwa korban tersebut memang hidup.
Mendengar kesimpulan dari pihak kepolisian tersebut maka
semakin marah para iman besar,namun reaksi tersebut lama kelamaan semakin hilang karena beberapa tahun kemudian memang Bait Suci dirobohkan oleh pemimpin berikutnya dan tidak ada satu batupun yang tergeletak diatas batu yang lain. Berita terakhir menyebutkan bahwa identitas korban penyaliban tersebut ialan Yesus Kristus Juruselamat umat manusia. (Red.GNext)

Tidak ada komentar: