Kamis, 24 Juni 2010

SPIRIT OF EXCELLENT

Waktu kita membaca tentang kisah Daniel yang disebutkan memiliki spirit of excellent, kita langsung dengan percaya diri berkata kita juga memiliki spirit yang sama. Dan anehnya banyak juga hamba Tuhan yang mengkotbahkan bahwa kita memiliki spirit of excellent yang ada didalam diri kita, tapi coba saya akan jelaskan beberapa prinsip tentang spirit of excellent:
Prinsip pertama
Orang yang memiliki spirit of excellent selalu ditunjukkan dengan hasil kerja dan apa yang dikerjakannya. Jangan berkata bahwa kita punya spirit of excellent jika kerja kita asal-asalan, pelayanan ogah-ogahan, dalam hal waktu terlambat terus dengan berbagai excuse/ alasan, kegereja juga males. Itu bukan spirit of excellent. Spirit of excellent ditujukkan dengan hasil kerja kita, dengan bahasa yang lebih extreem saya berani berkata jika hasil kerja anda tidak membuat orang terkesan berarti masih dipertanyakan spirit of excellent yang ada pada diri anda. Daniel menunjukkan hasil kinerjanya sehingga banyak orang termasuk raja berkata bahwa didalam diri Daniel terdapat spirit of excellent. Dengar ini! Walaupun kita sudah dibabtis, kepenuhan Roh Kudus, dan punya banyak karunia sekalipun, jika kehidupan kita tidak menunjuukan prestasi apapun, jangan berkata anda memiliki spirit of excellent.
Prinsip kedua
Spirit of excellent tidak perlu berpromosi. Banyak orang yang datang dan berkata, saya bisa lakukan ini, ini hasil saya, saya bisa kotbah, saya bisa nyanyi, saya bisa ini dan itu, STOP! Jika kita punya spirit of excellent maka tanpa kita berpromosi sekalipun maka orang lain tetap mencari kita bahkan mereka akan berpromosi tentang kita. promosi datang ketika kinerja kita bagus (baik dunia pelayanan atau kerja/ study) dan kinerja yang kita lakukan akan menghasilkan dua hal besar dalam hidup kita, pertama: membuka pintu untuk kesempatan atau peluang yang lebih besar (kalau benar-benar excellent) atau menutup pintu dan peluang bagi kita (jika hasilnya buruk dan mengecewakan). Jadi jangan pernah main-main dengan apa yang kita lakukan, lakukan segalanya dengan maksimal dan sebisa mungkin kita mencapai titik maksimal.
Prinsip ketiga
Spirit of Excellent selalu dicari. Dalam dunia pelayanan saya sering menyebut nama orang, produk, perusahaan, dll jika mereka benar-benar bagus. Saya ingin mempromosikan banyak orang dimanapun saya pergi karena itu salah satu reward saya bagi mereka yang telah menginspirasi hidup saya. Tapi jika tidak ada yang dibanggakan maka saya tidak akan mempromosikan mereka, apalagi yang tidak punya kesungguhan dan kedisiplinan. Orang yang punya spirit of excellent selalu akan dicari orang, jadi bagian kita ialah lakukan saat ini dengan cara yang terbaik.

KAIROS
Dalam legenda Yunani kuno, diceriterakan ada seorang anak yang disebut dewa Kairos (kesempatan), bentuk dari dewa ini lucu, kepalanya gundul namun hanya ada rambut kuncung dibagian depan kepalanya, dan dia berlari sangat cepat sekali, dan dikedua sepatunya ada sayap kecil (mirip yang ada ditelinganya the Flash-super hero Amerika). Mereka mempercayai bahwa siapa yang bisa menangkap kairos ini maka mereka akan mendapat kesempatan emas. Tapi ada caranya, yaitu ketika kairos ini berlari sangat cepat dan menghampiri kita, maka kita harus cepat-cepat memegang kuncung rambutnya agar dia tidak bisa pergi. Tetapi jika kita terlambat maka kita tidak akan pernah bisa mengejarnya dan kita tidak tahu kapan dia kembali.
Alkitab juga menyebut kesempatan dengan kata kairos atau sering diterjemahkan sebagai waktu Tuhan, Israel merupakan satu contoh bangsa yang kehilangan kairos/ waktu Tuhan melawat mereka. Yesus sempat menagisi Israel karena dia telah menguuts ratusan bahkan ribuan nabi-nabiNya untuk memperingatkan israel namun mereka semua dibunuh, bahkan ketika Tuhan sendiri menjadi manusia datang kedunia, mereka juga menolaknya.
Sebagai pemimpin kita juga harus peka akan moment Tuhan yang datang kepada kita. salah satu caranya ialah dengan melakukan antispasi. Keberhasilan memiliki rumus, Kesempatan + Kesiapan (Antisipasi), tanpa mempersiapkan diri maka kita akan kehilangan keberhasilan dan kesempatan akan menjadi sia-sia. Jadi, latih orang-orang kita untuk melihat kesempatan yang datang dalam kehidupan mereka. GBU

Tidak ada komentar: